Berita FKIP Terkini

Prodi Pendidikan IPA Gelar Diklat Pembentukan Karakter Mahasiswa Calon Guru IPA

WhatsApp-Image-2024-09-19-at-21.51.47
Berita

Prodi Pendidikan IPA Gelar Diklat Pembentukan Karakter Mahasiswa Calon Guru IPA

Lamongan – Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Universitas Islam Lamongan (Unisla), melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), telah sukses mengadakan kegiatan Diklat dengan tema “Pembentukan Karakter Mahasiswa Calon Guru IPA”. Kegiatan yang diselenggarakan pada 19-20 September 2024 ini bertujuan untuk memperkuat karakter mahasiswa baru sebagai calon guru profesional di masa depan.

Diklat ini dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP, Moh. Nurman, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai pondasi utama bagi calon pendidik. “Mahasiswa harus dibekali dengan karakter yang kuat agar siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan yang semakin dinamis,” ungkapnya. Selama dua hari, para peserta menerima materi-materi yang relevan dengan pengembangan diri, etika, keilmiahan, serta pengenalan program-program akademik di lingkungan Prodi Pendidikan IPA.

Materi pertama disampaikan oleh Silvi Rosiva Rosdiana, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Pendidikan IPA. Beliau memperkenalkan sejarah berdirinya program studi, struktur akademika, hingga berbagai peluang beasiswa yang tersedia. Tak hanya itu, Silvi juga menjelaskan mengenai kurikulum, kompetensi lulusan, serta konsep Kampus Merdeka yang mendukung mahasiswa untuk lebih kreatif dan inovatif melalui program seperti PKM, student exchange, serta panduan terkait PLP dan KKN.

Di hari kedua, mahasiswa mendapatkan pemaparan dari Binar Ayu Dewanti, M.Pd., mengenai hakikat manusia sebagai calon pendidik. Materi ini mengajarkan pentingnya berkontribusi secara sosial di bidang pendidikan, baik di daerah pelosok maupun perkotaan. Binar menekankan pentingnya komunitas pendidik yang dapat memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa sejak dini.

Tidak kalah penting, materi keilmiahan disampaikan oleh Sri Setyaningsih, M.Si. Beliau memberikan tips-tips dalam mengikuti lomba karya tulis ilmiah (KTI), mendorong mahasiswa untuk mengenali potensi diri, serta pentingnya mengikuti organisasi mahasiswa atau unit kegiatan mahasiswa yang relevan. “Mahasiswa harus berani menargetkan capaian akademik, serta aktif mengikuti berbagai informasi lomba dan keilmiahan,” ucapnya.

Sementara itu, etika perkuliahan juga menjadi fokus utama dalam diklat ini. Materi yang disampaikan oleh Siska Ayu Wulandari, M.Si., membahas tata cara berpakaian, berkomunikasi, dan berperilaku di lingkungan akademik. Siska mengingatkan bahwa sebagai calon guru, mahasiswa harus mampu menjaga etika, baik dalam interaksi dengan dosen, teman sejawat, maupun pimpinan fakultas.

Selain materi akademik dan etika, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan organisasi Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA (HMPS-IPA). Ketua HMPS-IPA, Sendi Faisal Alim, menjelaskan struktur organisasi, visi misi, serta program kerja dari berbagai divisi yang ada di HMPS. Mahasiswa diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh HMPS untuk mengembangkan kemampuan non-akademik.

Kegiatan diklat ini diharapkan mampu memberikan bekal yang kuat bagi mahasiswa baru Pendidikan IPA Unisla dalam mempersiapkan diri menjadi guru yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berkarakter. Dengan rangkaian materi yang padat dan relevan, mahasiswa diharapkan dapat memahami peran penting mereka sebagai pendidik di masa depan.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya kepada pemateri terkait hal-hal yang belum dipahami. Suasana interaktif tersebut menjadi penutup yang baik untuk kegiatan diklat yang berjalan lancar selama dua hari ini.

Leave your thought here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *