Berita FKIP Terkini

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unisla Raih Peringkat Unggul dari LAMDIK, Lakukan Audit Mutu Internal untuk Pastikan Kualitas Terjaga

WhatsApp-Image-2024-09-23-at-10.54.43
Berita

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unisla Raih Peringkat Unggul dari LAMDIK, Lakukan Audit Mutu Internal untuk Pastikan Kualitas Terjaga

Lamongan – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan (Unisla) kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pendidikan. Setelah meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), prodi ini menggelar Audit Mutu Internal (AMI) pada 23 September 2024. Kegiatan ini dilakukan guna mengukur ketercapaian standar nasional pendidikan tinggi (PT) dan memastikan mutu akademik serta pelayanan prodi tetap terjaga.

Audit Mutu Internal (AMI) yang berlangsung di tingkat Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris ini diinisiasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Islam Lamongan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari siklus penjaminan mutu akademik di Unisla. Dengan melibatkan dua auditor internal yang berpengalaman, audit ini difokuskan untuk menilai ketercapaian kinerja prodi berdasarkan standar yang ditetapkan oleh LAMDIK dan standar nasional pendidikan tinggi lainnya.

Dekan FKIP Unisla, Moh. Nurman, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan AMI ini adalah langkah penting bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris untuk terus memelihara dan meningkatkan kualitas yang telah diakui secara nasional. “Dengan akreditasi Unggul, kita dituntut untuk selalu melakukan evaluasi dan penjaminan mutu yang konsisten. Audit ini penting untuk memastikan bahwa seluruh aspek akademik maupun non-akademik berjalan sesuai standar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Dekan 1 FKIP Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Kiki Septaria, M.Pd., menambahkan bahwa audit ini menjadi bagian dari upaya FKIP dalam mengukur kinerja program studi secara komprehensif. “Kami fokus pada ketercapaian pembelajaran, kualitas dosen, kurikulum, serta pelayanan kepada mahasiswa. Semua itu dinilai secara menyeluruh agar bisa mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan,” jelasnya.

Selain meninjau aspek akademik, Wakil Dekan 2 FKIP Bidang Keuangan, Kepegawaian, dan Sarana Prasarana, Fita Faridah, M.Pd., menekankan pentingnya audit ini dalam memastikan dukungan infrastruktur dan manajemen sumber daya yang memadai. “Kami perlu memastikan bahwa sarana prasarana serta manajemen keuangan dan sumber daya manusia mendukung visi dan misi program studi serta fakultas,” tutur Fita.

Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris, Riya Risqi Setyaningrum, M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan AMI ini merupakan salah satu cara bagi program studi untuk mempertahankan prestasi akreditasi unggul yang telah diraih. “Akreditasi Unggul adalah pencapaian yang membanggakan, namun mempertahankannya memerlukan komitmen untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan. Melalui AMI ini, kami dapat memastikan bahwa kualitas pembelajaran dan layanan yang kami berikan kepada mahasiswa selalu berada pada standar tertinggi,” ungkap Riya.

Audit Mutu Internal ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menyesuaikan program studi dengan perkembangan dan kebutuhan pendidikan global. “Kami menyadari bahwa dunia pendidikan terus berkembang, sehingga program studi harus selalu dinamis dalam menghadapi tantangan dan peluang baru,” tambah Riya.

Selama pelaksanaan audit, auditor internal memberikan penilaian pada beberapa aspek utama, termasuk kualitas dosen, kurikulum, dan capaian pembelajaran mahasiswa. Selain itu, aspek manajemen sumber daya, baik keuangan maupun sarana prasarana, turut menjadi fokus audit. Para auditor bekerja secara independen dan objektif untuk memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas program studi.

Dekan FKIP, Moh. Nurman, M.Pd., menegaskan kembali pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga standar mutu. “Keberhasilan sebuah program studi tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari bagaimana seluruh elemen yang terlibat, baik dosen, mahasiswa, maupun tenaga kependidikan, bekerja sama untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” tuturnya.

Audit Mutu Internal ini juga menjadi wadah untuk mendiskusikan berbagai temuan yang dihasilkan selama proses audit. Para auditor memberikan umpan balik dan rekomendasi strategis yang dapat digunakan oleh prodi untuk memperbaiki kinerja dan mengoptimalkan pencapaian target ke depan.

Setelah audit selesai dilaksanakan, hasil penilaian dan rekomendasi akan ditindaklanjuti oleh pihak program studi. Hal ini dilakukan agar Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unisla dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, khususnya dalam bidang pendidikan bahasa.

Dengan semangat yang tinggi, Wakil Dekan 1 FKIP, Kiki Septaria, M.Pd., menambahkan, “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang pencapaian kami saat ini dan apa yang perlu dilakukan untuk terus maju. Ini bukan hanya soal evaluasi, tapi juga soal peningkatan kualitas yang berkelanjutan.”

Kegiatan AMI ini juga mendapat sambutan positif dari para dosen dan tenaga kependidikan di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Mereka melihat audit ini sebagai langkah penting untuk mendorong perbaikan dan inovasi dalam berbagai aspek akademik dan manajerial.

Dengan adanya audit ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unisla semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu prodi unggulan di wilayah Lamongan dan sekitarnya. Akreditasi Unggul yang telah diraih menjadi bukti komitmen prodi dalam menjaga kualitas, sementara Audit Mutu Internal menjadi langkah nyata untuk memastikan standar tersebut tetap terjaga.

Ke depan, diharapkan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unisla akan terus berinovasi dan memberikan kontribusi bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya dalam mencetak lulusan yang berkompeten dan siap bersaing di kancah global.

Leave your thought here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *