Berita FKIP Terkini

Persiapkan Generasi Kritis dan Inovatif, prodi pendidikan IPA UNISLA Sukses Gelar Pelatihan ONMIPA-PT Bidang Fisika 2025

gambar
Berita Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Persiapkan Generasi Kritis dan Inovatif, prodi pendidikan IPA UNISLA Sukses Gelar Pelatihan ONMIPA-PT Bidang Fisika 2025

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) terus berkomitmen mencetak calon pendidik yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Persiapan Seleksi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) Tahun 2025. Kegiatan pembekalan akademik bergengsi ini secara khusus diinisiasi oleh prodi pendidikan IPA untuk mengasah ketajaman nalar mahasiswa pada bidang Fisika. Pelatihan intensif ini dilaksanakan secara tatap muka pada hari Selasa, tanggal 18 Maret 2025, bertempat di Ruang Kelas 2.1 Gedung Pascasarjana UNISLA. Rangkaian acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini menyasar kelompok mahasiswa aktif semester empat dan enam yang telah melewati proses kurasi akademik ketat.

Agenda pelatihan ini tidak sekadar dirancang untuk mengejar perolehan medali dalam kompetisi, melainkan sebagai wadah strategis untuk merekonstruksi pemahaman fundamental mahasiswa. Pendekatan yang digunakan dalam kelas sangat berbeda dengan format ceramah konvensional karena peserta langsung diposisikan sebagai pemecah masalah sejak menit pertama. Mahasiswa diajak untuk tidak hanya menghafal rumus secara mekanistis, tetapi juga mampu menerjemahkan fenomena fisis kompleks menggunakan kerangka logika yang adaptif. Metode Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) menjadi roh utama dalam pelatihan ini guna menjembatani konsep abstrak sains dengan realitas fisik yang bisa diamati. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu meruntuhkan miskonsepsi yang sering terjadi dan membangun fondasi pemecahan masalah High Order Thinking Skills (HOTS) yang terstruktur.

Keberhasilan transmisi ilmu dalam pelatihan ini sangat ditunjang oleh kehadiran dua akademisi pakar, yakni Binar Ayu Dewanti, M.Pd., dan Khoiroh Mahbubah, M.Pd. Binar Ayu Dewanti, yang juga bertindak sebagai Ketua Pelaksana, berfokus membedah kerangka filosofis pada ranah Mekanika Klasik dan Termodinamika yang sering menjadi titik rawan miskonsepsi. Sementara itu, Khoiroh Mahbubah secara apik memandu peserta untuk menavigasi materi Elektrodinamika dan Fisika Modern tanpa tersesat dalam labirin kalkulus matematika yang rumit. Sinergi kedua pakar ini memastikan mahasiswa mendapatkan keseimbangan antara kedalaman materi ilmu murni dan kelembutan teknik penyampaian pedagogis. Kolaborasi kepakaran tersebut terbukti ampuh dalam memantik antusiasme mahasiswa untuk terus berdialektika secara kritis layaknya ilmuwan sejati.

Selain fokus pada pendalaman materi sains tingkat tinggi, pelatihan ini juga menanamkan kepekaan pedagogis yang menjadi kompetensi mutlak bagi seorang calon guru. Mahasiswa dilatih meracik ilmu fisika berat menjadi hidangan pembelajaran interaktif yang kelak mudah dicerna oleh siswa di tingkat sekolah menengah. Konsep ini sangat selaras dengan visi Edutechnosciencepreneurship yang terus digaungkan oleh program studi untuk merespons tantangan pendidikan era digital. Para peserta bahkan dirangsang untuk memikirkan peluang komersialisasi alat peraga sederhana maupun modul digital sebagai wujud penerapan jiwa technopreneur di bidang edukasi. Seluruh proses akademik ini dijalankan dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ideologi Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah yang mengedepankan tawadhu’ akademik dan kolaborasi kolegial.

Pencapaian luar biasa dari pelatihan ini disambut positif oleh jajaran pimpinan, termasuk Dekan FKIP UNISLA, Moh Nurman, M.Pd., dan Ketua Program Studi, Silvi Rosiva Rosdiana, M.Pd. Untuk menjaga daya ungkit dan keberlanjutan program, pihak pengelola telah menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang sangat jelas dan mengikat bagi seluruh peserta. Mahasiswa ditargetkan mampu mendesain modul simplifikasi konsep fisika serta mengumpulkan butir soal model inkuiri terstandar dalam waktu dekat. Mereka juga diwajibkan melakukan simulasi mengajar yang terintegrasi dengan teknologi modern seperti aplikasi PhET maupun GeoGebra. Pada puncaknya, hasil evaluasi dari rangkaian panjang ini akan digunakan untuk menjaring perwakilan mahasiswa terbaik yang siap berlaga mengharumkan nama kampus di ONMIPA-PT tingkat wilayah.

#ProdiPendidikanIPA #ONMIPAPT2025 #FisikaUNISLA #Edutechnosciencepreneurship #CalonGuruInovatif

Leave your thought here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *