Dosen FKIP Unisla Raih Prestasi sebagai Dosen Pembimbing Lapangan Kampus Mengajar 2024 – Mari Bergabung dan Wujudkan Masa Depan Pendidikan!
Dosen FKIP Unisla Raih Prestasi sebagai Dosen Pembimbing Lapangan Kampus Mengajar 2024 – Mari Bergabung dan Wujudkan Masa Depan Pendidikan!
Lamongan – Dua dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan (Unisla) berhasil meraih prestasi membanggakan dengan terpilih menjadi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam Program Kampus Mengajar 2024. Mereka adalah Rayinda Aseti, M.Pd., dari Program Studi Pendidikan Matematika, dan Sri Setyaningsih, M.Sc., dari Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Keberhasilan ini semakin memperkuat eksistensi FKIP Unisla sebagai institusi yang aktif mendukung program pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Dekan FKIP Unisla, Moh. Nurman, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian kedua dosen ini. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa FKIP Unisla tidak hanya fokus pada kualitas pendidikan di dalam kampus, tetapi juga turut berkontribusi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan program-program nasional seperti Kampus Mengajar,” ujar Nurman.
Program Kampus Mengajar merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah pelosok dengan melibatkan mahasiswa dan dosen dalam upaya pengembangan pembelajaran di sana. Terpilihnya Rayinda Aseti dan Sri Setyaningsih sebagai DPL menunjukkan bahwa dosen FKIP Unisla memiliki kompetensi unggul dalam membimbing dan mendampingi mahasiswa di lapangan.

Rayinda Aseti, M.Pd., yang menjadi DPL untuk mahasiswa Program Kampus Mengajar di daerah terpencil, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan tersebut. “Ini adalah pengalaman yang sangat berharga, di mana saya dapat terlibat langsung dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah yang membutuhkan. Sebagai dosen, tugas kami bukan hanya mengajar di kelas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata di masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Sri Setyaningsih, M.Sc., yang juga berperan sebagai DPL dalam program yang sama. “Menjadi bagian dari Program Kampus Mengajar memberikan tantangan tersendiri, namun juga menjadi kesempatan besar untuk mendukung pengembangan pendidikan di daerah. Kami dapat menerapkan teori yang selama ini kami ajarkan di kampus dalam konteks nyata di lapangan,” tuturnya.
Kiprah kedua dosen ini tidak hanya membawa nama baik FKIP Unisla, tetapi juga memberikan inspirasi bagi mahasiswa untuk berperan aktif dalam program-program pendidikan di luar kampus. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) memiliki tanggung jawab besar dalam mendampingi mahasiswa yang terjun langsung ke sekolah, mengembangkan metode pembelajaran, dan memberikan solusi bagi permasalahan pendidikan yang dihadapi.
Prestasi Rayinda Aseti dan Sri Setyaningsih ini juga mempertegas komitmen FKIP Unisla dalam mendukung kebijakan Kampus Merdeka. FKIP Unisla senantiasa berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan dan masyarakat luas. “Kami ingin mahasiswa FKIP Unisla tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki jiwa pengabdian yang tinggi,” tambah Moh. Nurman.

Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi FKIP Unisla sebagai salah satu fakultas keguruan terkemuka di wilayah Lamongan dan sekitarnya. Dengan dosen-dosen yang berprestasi dan aktif dalam program-program nasional, FKIP Unisla mengajak generasi muda untuk bergabung dan ikut serta dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik. “Bergabunglah bersama kami di FKIP Unisla, dan jadilah bagian dari perubahan besar dalam dunia pendidikan,” ajak Nurman.
FKIP Unisla terus berinovasi dalam menyediakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa. Dengan adanya dosen-dosen yang kompeten dan program-program unggulan seperti ini, FKIP Unisla siap mencetak calon-calon guru berkualitas yang mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan.
