Siapkan Karya Inovatif Berskala Nasional, Prodi Pendidikan IPA UNISLA Geber Coaching Clinic Penyusunan Proposal PKM 2025
Siapkan Karya Inovatif Berskala Nasional, Prodi Pendidikan IPA UNISLA Geber Coaching Clinic Penyusunan Proposal PKM 2025
LAMONGAN — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) terus menunjukkan dedikasinya dalam membina iklim akademik dan kreativitas mahasiswa tingkat nasional. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan oleh prodi pendidikan IPA yang baru-baru ini sukses menggelar acara bergengsi bertajuk Coaching Clinic Penyusunan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2025. Kegiatan pelatihan intensif ini diselenggarakan secara luring pada hari Selasa, tanggal 24 September 2024, bertempat di Ruang Kelas 2.1 Gedung Pascasarjana UNISLA. Berkat antusiasme yang luar biasa, persentase tingkat kehadiran mahasiswa pada acara ini sukses menembus angka 90 persen dari target awal yang ditetapkan oleh panitia. Tingginya partisipasi ini menjadi bukti nyata keseriusan mahasiswa dalam menyambut ajang kompetisi ilmiah yang diselenggarakan oleh kementerian pusat tersebut.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP UNISLA, Moh Nurman, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif prodi pendidikan IPA dalam mengawal kreativitas mahasiswanya. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa menembus ajang PKM akan menjadi tolok ukur kebanggaan institusi dan sangat mendongkrak reputasi kampus di kancah nasional. Oleh karena itu, kegiatan pembekalan ini didesain tidak hanya sekadar memaparkan teori, melainkan difokuskan pada praktik pembedahan aturan dan standar operasional terbaru dari buku panduan PKM 2025. Pendekatan klinik interaktif ini dinilai sangat krusial guna menekan angka kesalahan administratif yang selama ini kerap menjadi penyebab gugurnya proposal mahasiswa di tahap seleksi awal. Mahasiswa pun diinstruksikan untuk menyelaraskan gagasan kreatif mereka dengan sepuluh prioritas pembangunan nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Bertindak sebagai narasumber utama sekaligus ketua pelaksana kegiatan adalah Ibu Sri Setyaningsih, M.Sc., seorang pakar penulisan ilmiah yang telah sarat pengalaman. Beliau mengupas tuntas berbagai strategi jitu, mulai dari teknik merumuskan latar belakang masalah yang tajam dengan metode piramida terbalik, hingga cara menyusun tinjauan pustaka berbasis jurnal terbaru. Salah satu sesi yang paling menyita perhatian adalah praktik penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang wajib disusun secara masuk akal dan mematuhi batas pendanaan yang diizinkan. Pemateri juga tak lelah mengingatkan mahasiswa prodi pendidikan IPA untuk selalu mengintegrasikan nilai-nilai edutechnosciencepreneurship serta kearifan lokal Lamongan ke dalam karya inovasi mereka. Pendekatan lokal-global ini diyakini akan memberikan nilai tambah dan ciri khas tersendiri yang mampu menarik perhatian para juri penilai di tingkat nasional.
Puncak keseruan kegiatan coaching clinic ini terjadi pada sesi sore hari, yakni saat dimulainya praktik bedah draf proposal secara langsung di depan kelas. Beberapa kelompok mahasiswa dengan antusias menampilkan draf kasar tulisan mereka ke layar proyektor untuk dikoreksi bersama secara terbuka oleh narasumber dan sesama peserta. Dalam sesi ini, struktur kalimat yang bertele-tele dan tata format yang keliru langsung diperbaiki sehingga alur logika proposal menjadi jauh lebih sistematis dan enak dibaca. Metode evaluasi langsung ini terbukti sangat efektif dalam membangun mental pantang menyerah dan membiasakan mahasiswa menerima kritikan akademis yang membangun. Sesi tanya jawab yang interaktif di penghujung acara juga berhasil memecahkan berbagai kebingungan teknis, termasuk strategi cerdas dalam mencari mitra sasaran program pengabdian masyarakat.
Kesuksesan pelaksanaan kegiatan pelatihan ini menjadi investasi jangka panjang yang sangat berharga bagi peningkatan mutu lulusan di lingkungan FKIP UNISLA. Pihak penyelenggara pun telah menyusun matriks Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang ketat guna memastikan draf proposal yang telah direvisi segera diunggah ke portal pendaftaran kementerian. Peran aktif para dosen pendamping juga terus didorong agar selalu mengawal perkembangan tulisan kelompok mahasiswa bimbingannya di luar jam kuliah. Melalui sinergi yang harmonis antara mahasiswa yang kreatif, dosen yang berdedikasi, dan dukungan penuh dari pihak dekanat, impian untuk menembus panggung PIMNAS bukan lagi sekadar angan-angan. Semoga ikhtiar keras prodi pendidikan IPA ini segera membuahkan hasil manis berupa lonjakan jumlah proposal yang lolos didanai pada tahun 2025 mendatang.
#ProdiPendidikanIPA #PKM2025 #KreativitasMahasiswa #UNISLABerprestasi #InovasiSains