Berita FKIP Terkini

Dorong Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa, prodi pendidikan IPA UNISLA Sukses Gelar Coaching Clinic Proposal P2MW 2025

gambar
Berita Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Dorong Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa, prodi pendidikan IPA UNISLA Sukses Gelar Coaching Clinic Proposal P2MW 2025

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mandiri secara finansial. Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, prodi pendidikan IPA UNISLA sukses menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic Penyusunan Proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2025. Kegiatan pelatihan intensif ini diselenggarakan secara luring pada hari Selasa, 11 Februari 2025, bertempat di Ruang Kelas 2.1 Gedung Pascasarjana UNISLA. Acara akademik yang sangat prestisius ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa aktif yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok usaha binaan. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini diharapkan mampu meramu ide-ide inovatif berbasis sains menjadi sebuah rancangan bisnis yang matang dan siap dikompetisikan di tingkat nasional. Melalui kegiatan ini, pihak kampus menegaskan kembali perannya sebagai inkubator bisnis yang siap membimbing mahasiswanya dalam merintis usaha mereka sendiri.

Dekan FKIP UNISLA, Bapak Moh Nurman, M.Pd., menyambut baik dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas terselenggaranya kegiatan pembekalan kewirausahaan ini. Beliau menegaskan bahwa mahasiswa Pendidikan IPA memiliki keunggulan tersendiri dalam meracik produk berbasis sains yang sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Meskipun memiliki ide yang cemerlang, mahasiswa sering kali terhambat oleh kurangnya pemahaman tentang manajerial dan tata cara penyusunan proposal bisnis yang sesuai standar kementerian. Oleh karena itu, pendampingan yang intensif dari para ahli diyakini sangat dibutuhkan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan teknis tersebut. Ketua prodi pendidikan IPA, Silvi Rosiva Rosdiana, M.Pd., juga turut memastikan bahwa program ini selaras dengan upaya fakultas dalam menciptakan lapangan kerja baru melalui lulusan yang berinovasi. Sinergi yang kuat dari jajaran pimpinan ini membuktikan bahwa fakultas akan selalu memfasilitasi berbagai inisiatif yang berdampak positif bagi peningkatan prestasi mahasiswanya.

Bertindak sebagai narasumber utama sekaligus ketua pelaksana dalam kegiatan ini adalah Ibu Sri Setyaningsih, S.Si., M.Sc., yang merupakan pakar pendampingan kemahasiswaan dengan latar belakang sains yang kuat. Beliau mengawali sesi pelatihan dengan membedah secara tuntas buku panduan resmi P2MW 2025 agar mahasiswa tidak melakukan kesalahan administratif yang sering berakibat fatal. Dalam pemaparannya, pemateri sangat menekankan pentingnya merumuskan tujuan mulia atau noble purpose dari sebuah usaha, sehingga produk yang diciptakan senantiasa membawa dampak positif bagi lingkungan dan sosial. Selain itu, para peserta juga dibimbing secara ketat dalam melakukan analisis pasar, menentukan target konsumen potensial, serta merancang strategi pemasaran digital yang jitu. Salah satu sesi yang paling menguras tenaga dan konsentrasi adalah praktik penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan pengelolaan arus kas usaha tahap awal. Mahasiswa dilatih dengan keras untuk menyusun proyeksi keuangan yang logis, masuk akal, dan secara ketat mematuhi daftar larangan penggunaan dana dari pihak kementerian.

Pelaksanaan coaching clinic ini sama sekali tidak membosankan karena panitia tidak hanya mengandalkan metode ceramah satu arah, melainkan lebih banyak diisi dengan sesi praktik penulisan langsung. Para peserta secara berkelompok menempati meja masing-masing untuk menuangkan ide ke dalam draf proposal, sementara pemateri berkeliling memberikan masukan, coretan, dan koreksi secara personal. Menjelang waktu sore hari, perwakilan dari beberapa kelompok usaha diminta untuk maju ke depan kelas untuk mempresentasikan draf proposal mereka guna mendapatkan umpan balik secara terbuka. Suasana diskusi di dalam ruangan berjalan dengan sangat hangat, kritis, dan interaktif karena kelompok lain juga diberikan kesempatan untuk menyumbangkan kritik serta saran yang membangun. Terjadi cukup banyak perdebatan konstruktif antaranggota kelompok saat mereka harus merevisi bagian-bagian krusial yang baru saja dikritik oleh pemateri di depan umum. Melalui proses pembedahan karya secara interaktif ini, mentalitas mahasiswa ditempa dengan keras agar mereka pantang menyerah dan selalu siap menerima masukan demi kesempurnaan dokumen bisnis mereka.

Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan pelatihan akademik ini menjadi modal yang sangat berharga bagi peningkatan mutu lulusan di lingkungan FKIP UNISLA ke depannya. Pihak penyelenggara pun telah menyiapkan sebuah matriks Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang sangat ketat untuk memastikan draf proposal yang direvisi segera diselesaikan oleh para peserta. Dalam beberapa minggu ke depan, tim dosen internal dijadwalkan akan kembali melakukan penelaahan daring untuk memberikan catatan perbaikan tahap akhir kepada tiap kelompok. Proses finalisasi lanjutan ini mencakup pengecekan ulang terhadap isi RAB dan kelengkapan lembar pengesahan agar dokumen benar-benar siap dan tanpa diwarnai kesalahan perhitungan. Pendampingan yang berkelanjutan dan tanpa lelah ini sangat diharapkan mampu menjaga semangat para peserta hingga batas akhir pendaftaran di portal resmi SIM P2MW kementerian ditutup. Dengan segala ikhtiar dan persiapan yang matang ini, seluruh sivitas akademika sangat optimis akan terjadi peningkatan jumlah kelompok mahasiswa yang berhasil lolos didanai pada kompetisi kewirausahaan tahun 2025.

#ProdiPendidikanIPA #UNISLA #P2MW2025 #WirausahaMuda #InovasiSains

Leave your thought here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *