Cetak Calon Pendidik Berdaya Saing Global 2033, Mahasiswa Pendidikan Matematika Unisla Dibakar Semangat Lewat Kuliah Umum “Peningkatan Kompetensi Akademik Mahasiswa”
Cetak Calon Pendidik Berdaya Saing Global 2033, Mahasiswa Pendidikan Matematika Unisla Dibakar Semangat Lewat Kuliah Umum “Peningkatan Kompetensi Akademik Mahasiswa”
fkip.unisla.ac.id, 17 Januari 2023, 14:10 WIB
Tim Redaksi
LAMONGAN, FKIP Universitas Islam Lamongan — Membangun fondasi intelektual dan mentalitas pembelajar tangguh sejak dini menjadi komitmen Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan (Unisla). Melalui gelaran Kuliah Umum bertajuk “Peningkatan Kompetensi Akademik Mahasiswa”, seluruh mahasiswa pendidikan matematika diajak mendobrak kebiasaan belajar pasif menuju pembentukan kultur akademik yang produktif, kritis, dan berorientasi masa depan di Aula Gedung A Unisla, Selasa (17/1/2023).
Kegiatan pembinaan kapasitas akademik ini diproyeksikan sebagai akselerator utama dalam merealisasikan visi besar prodi, yaitu mewujudkan program studi pendidikan matematika yang unggul dalam Pengembangan Iptek dan Edupreneurship yang menekankan pada media pembelajaran bercirikan matematika realistik dengan mengamalkan risalah Islamiyah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah di Tingkat Internasional tahun 2033.

Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unisla, Elly Anjarsari, M.Pd., menekankan bahwa kompetensi akademik bukan sebatas deretan angka pada kartu hasil studi (KHS), melainkan kecakapan bernalar logis, literasi digital, serta daya inovasi yang adaptif terhadap disrupsi teknologi.
“Visi internasional 2033 menuntut mahasiswa kita memiliki ketajaman intelektual yang diakui secara global. Calon sarjana pendidikan matematika tidak boleh hanya menghafal konsep abstrak, tetapi harus mampu mengembangkan iptek pembelajaran, merancang media interaktif bercirikan matematika realistik yang solutif, serta berjiwa edupreneurship,” tegas Elly Anjarsari, M.Pd. di hadapan peserta kuliah umum.
Lebih jauh, Elly menggarisbawahi bahwa seluruh ikhtiar akademik tersebut wajib dipayungi oleh nilai-nilai luhur risalah Islamiyah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah. “Semangat menuntut ilmu (thalabul ‘ilmi), kejujuran ilmiah, ketekunan, dan sikap tawaduk adalah modal utama karakter lulusan kita. Dari Lamongan, kita siapkan generasi berakhlak mulia dan berwawasan global yang mampu menebar kemaslahatan di pentas internasional,” tambahnya.
Hadir sebagai narasumber, dosen Pendidikan Matematika Unisla, Rahma Febriyanti, M.Pd., membawakan materi inspiratif bertema “Membangun Budaya Akademik yang Produktif dan Inovatif bagi Mahasiswa”. Dalam sesinya, Rahma membedah kiat manajemen waktu perkuliahan, pengembangan keterampilan riset mandiri, strategi menumbuhkan budaya membaca kritis, hingga tips aktif berkolaborasi dalam organisasi kemahasiswaan dan kompetisi akademik.
“Dunia pendidikan abad ke-21 tidak lagi menyisakan tempat bagi mereka yang sekadar menunggu instruksi dosen. Mahasiswa matematika harus menjadi inisiator perubahan: aktif mengeksplorasi ilmu, memecahkan permasalahan nyata di masyarakat lewat matematika, serta disiplin membangun portofolio keilmuan sejak semester awal,” seru Rahma yang disambut riuh tepuk tangan peserta.
Sementara itu, Dekan FKIP Unisla, Moh. Nurman, M.Pd., dalam pidato sambutannya mengapresiasi konsistensi prodi dalam memompa motivasi belajar mahasiswa secara berkelanjutan. Menurutnya, atmosfer akademik yang hidup dan berkarakter kuat di tingkat fakultas merupakan kunci lahirnya guru-guru matematika masa depan yang kompeten dan berdaya saing tinggi.
Acara berlangsung semarak dengan interaksi dua arah dan sesi tanya jawab yang mengupas tuntas kendala belajar yang kerap dialami mahasiswa. Ketua Panitia Pelaksana, M. Ulul Albab, M.Si., berharap motivasi yang didapatkan hari ini dapat menjadi pemantik lahirnya prestasi-prestasi baru mahasiswa di bidang akademik maupun kejuaraan inovasi pembelajaran di tingkat nasional dan internasional.