Berita FKIP Terkini

Perkuat Sinergi dan Karakter Calon Pendidik Menuju Pentas Global 2033, Mahasiswa Unisla Gelar “SARASEHAN: One Promise, One Goals, Be Better Math Education”

gambar
Berita Program Studi Pendidikan Matematika

Perkuat Sinergi dan Karakter Calon Pendidik Menuju Pentas Global 2033, Mahasiswa Unisla Gelar “SARASEHAN: One Promise, One Goals, Be Better Math Education”

fkip.unisla.ac.id, 2 Maret 2024, 14:30 WIB

Tim Redaksi

LAMONGAN, FKIP Universitas Islam Lamongan — Mempersiapkan lulusan yang tangguh, adaptif, serta siap bersaing di dunia kerja membutuhkan sinergi erat antara sivitas akademika, mahasiswa, dan alumni di lapangan. Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Lamongan menyelenggarakan agenda temu wicara bertajuk “SARASEHAN: One Promise, One Goals, Be Better Math Education” di Ruang D3-06 Kampus Unisla, Sabtu (2/3/2024).

Forum sarasehan ini dihelat sebagai ruang refleksi bersama untuk membedah tantangan profesi pendidik matematika di luar bangku perkuliahan, sekaligus memantapkan ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan. Langkah ini selaras dengan peta jalan jangka panjang prodi, yaitu menjadi program studi pendidikan matematika yang unggul dalam Pengembangan Iptek dan Edupreneurship yang menekankan pada media pembelajaran bercirikan matematika realistik dengan mengamalkan risalah Islamiyah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah di Tingkat Internasional tahun 2033.

Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unisla, Rahma Febriyanti, M.Pd., menegaskan bahwa tema “One Promise, One Goals” merupakan bentuk penegasan komitmen kolektif seluruh elemen program studi dalam meraih mutu keilmuan berstandar global.

“Visi internasional 2033 menuntut sarjana kita memiliki keunggulan komparatif yang nyata. Melalui sarasehan ini, mahasiswa menyatukan komitmen untuk tidak sekadar menuntaskan studi, melainkan giat mengembangkan iptek pembelajaran, merancang media pembelajaran bercirikan matematika realistik yang solutif, serta mengasah naluri edupreneurship agar siap menjawab kebutuhan institusi pendidikan modern,” tutur Rahma Febriyanti, M.Pd. di hadapan peserta sarasehan.

Lebih lanjut, Rahma menekankan bahwa spirit kebersamaan dalam sarasehan ini dijiwai secara mendalam oleh risalah Islamiyah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah. “Nilai-nilai ke-Aswaja-an seperti tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), serta ukhuwah (persaudaraan) menjadi landasan moral utama bagi calon guru matematika. Kami ingin membentuk pendidik yang cerdas secara saintifik, mandiri secara profesional, serta menjunjung tinggi etika kesantunan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat luas,” tegasnya.

Kegiatan ini menghadirkan sesi berbagi pengalaman (sharing session) interaktif yang mempertemukan mahasiswa dengan alumni serta praktisi berpengalaman di bidang pendidikan matematika. Dalam dialog tersebut, peserta membedah realitas dinamika persekolahan masa kini, kiat mengatasi tantangan mengajar di kelas, hingga kiat merintis usaha edukatif di luar jam pembelajaran formal.

Dekan FKIP Unisla, Moh. Nurman, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya sarasehan yang mampu menjembatani teori kurikulum kampus dengan realitas dunia kerja. Menurutnya, pembentukan karakter profesional mahasiswa harus ditempa melalui forum-forum diskusi terbuka yang membangun motivasi berprestasi secara berkesinambungan.

Ketua Panitia Pelaksana, M. Ulul Albab, M.Si., didampingi Sekretaris Panitia, Rayinda Aseti Prafianti, M.Pd., mengungkapkan bahwa dinamika tanya jawab berlangsung sangat hidup dan menghasilkan banyak masukan konstruktif bagi pengembangan kegiatan kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika ke depan. Acara diakhiri dengan pembacaan komitmen bersama demi kemajuan iklim akademik prodi, penyerahan cenderamata, serta sesi foto bersama.

Leave your thought here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *