Dorong Lahirnya Wirausahawan Muda, Prodi Pendidikan IPA UNISLA Gelar Coaching Clinic P2MW 2024 yang Sukses Cetak Proposal Bisnis Kompetitif
Dorong Lahirnya Wirausahawan Muda, Prodi Pendidikan IPA UNISLA Gelar Coaching Clinic P2MW 2024 yang Sukses Cetak Proposal Bisnis Kompetitif
LAMONGAN — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mandiri dan inovatif, tidak hanya sebagai calon pendidik tetapi juga sebagai wirausahawan muda. Melalui Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), prodi ini sukses menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic Penyusunan Proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2024. Acara ini diselenggarakan secara intensif di ruang kelas 2.1 Gedung Pascasarjana UNISLA pada 5 Maret 2024 lalu. Kegiatan bimbingan teknis ini dihadiri oleh 52 mahasiswa aktif, yang menunjukkan tingginya antusiasme dengan mencapai 86,6% dari target maksimal panitia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali kemampuan praktis untuk menerjemahkan ide bisnis berbasis sains lokal ke dalam rancangan proposal yang siap bersaing di tingkat nasional.
Ketua Pelaksana sekaligus pemateri utama kegiatan ini, Ibu Sri Setyaningsih, S.Si., M.Sc., memimpin langsung proses pendampingan dari tahap pengenalan panduan hingga finalisasi dokumen. Dalam sesi pelatihannya, beliau tidak sekadar memaparkan teori, melainkan mengajak peserta langsung membedah sistematika proposal sesuai standar kementerian. Mahasiswa dibimbing secara spesifik dalam merumuskan Business Model Canvas (BMC), menentukan harga pokok produksi, hingga menyusun rencana anggaran biaya (RAB) yang akuntabel. Melalui pendekatan klinik personal, setiap kelompok mahasiswa mendapatkan kesempatan emas untuk mempresentasikan draf mereka dan menerima revisi langsung. Langkah taktis ini terbukti sangat ampuh dalam mengikis kesalahan administratif yang sering kali menggugurkan proposal mahasiswa di tahap seleksi awal.

Pelaksanaan kegiatan yang berjalan lancar ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Dekan FKIP UNISLA, Bapak Moh Nurman, M.Pd., yang turut hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa mahasiswa Pendidikan IPA harus mampu menjadi pionir dalam kewirausahaan berbasis sains di lingkungan kampus. Beliau juga menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam mendongkrak capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) fakultas terkait mahasiswa berwirausaha. Senada dengan itu, Ketua Program Studi, Ibu Silvi Rosiva Rosdiana, M.Pd., menyatakan bahwa program ini merupakan langkah konkret untuk mewujudkan visi prodi yang unggul dalam integrasi edutechnosciencepreneurship. Sinergi antara pimpinan fakultas dan prodi ini menjadi bukti kuat dukungan institusi terhadap pengembangan potensi non-akademik mahasiswanya.

Sebagai luaran nyata dari coaching clinic ini, terbentuk enam kelompok kerja yang berhasil merampungkan draf proposal bisnis dengan keunikan dan inovasinya masing-masing. Panitia pelaksana telah menyusun rencana tindak lanjut (RTL) yang ketat untuk mengawal proses revisi mandiri hingga tahap submit akhir di portal Belmawa Kemendikbudristek. Proses pengawalan ini melibatkan dosen pembimbing internal untuk memastikan setiap dokumen memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Dengan segala persiapan matang dan bimbingan yang terstruktur, prodi Pendidikan IPA UNISLA optimis dapat meloloskan proposal-proposal terbaiknya untuk mendapatkan pendanaan P2MW 2024. Keberhasilan ini kelak tidak hanya akan melahirkan unit bisnis riil mahasiswa, tetapi juga mengharumkan nama Universitas Islam Lamongan di kancah nasional.