Berita FKIP Terkini

Bongkar Rahasia Desain Bahan Ajar Kontekstual Menuju Standar Global 2033, Unisla Helat Bedah Buku “Pengembangan LKS Materi Lingkaran Berbasis Pendekatan Matematika Realistik”

gambar
Berita Program Studi Pendidikan Matematika

Bongkar Rahasia Desain Bahan Ajar Kontekstual Menuju Standar Global 2033, Unisla Helat Bedah Buku “Pengembangan LKS Materi Lingkaran Berbasis Pendekatan Matematika Realistik”

fkip.unisla.ac.id, 29 Juni 2024, 14:15 WIB

Tim Redaksi

LAMONGAN, FKIP Universitas Islam Lamongan — Mempelajari geometri lingkaran sering kali terjebak pada hafalan rumus keliling dan luas tanpa pemahaman makna fisis di balik konstanta pi ($\pi$). Menjawab tantangan pedagogis tersebut, Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan (Unisla) menggelar forum akademik bertajuk Bedah Buku “Pengembangan LKS Materi Lingkaran Berbasis Pendekatan Matematika Realistik” di Aula Gedung A Kampus Unisla, Sabtu (29/6/2024).

Bedah karya akademik ini menjadi langkah nyata dalam mengimplementasikan distingsi visi keilmuan prodi, yaitu menjadi program studi pendidikan matematika yang unggul dalam Pengembangan Iptek dan Edupreneurship yang menekankan pada media pembelajaran bercirikan matematika realistik dengan mengamalkan risalah Islamiyah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah di Tingkat Internasional tahun 2033.

Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unisla, Rahma Febriyanti, M.Pd., menyampaikan bahwa perancangan bahan ajar berbasis masalah riil merupakan kompetensi wajib bagi calon guru matematika lulusan Unisla.

“Visi besar kami di tahun 2033 bertumpu pada penguatan media pembelajaran bercirikan matematika realistik yang diakui hingga level internasional. Buku yang dibedah hari ini menjadi rujukan autentik bagi mahasiswa untuk merancang Lembar Kerja Siswa (LKS) yang memandu siswa menemukan sendiri konsep keliling dan luas lingkaran melalui objek nyata di sekitarnya—seperti roda, jam dinding, hingga artefak budaya lokal,” terang Rahma Febriyanti, M.Pd. di lokasi acara.

Lebih jauh, Rahma menegaskan korelasi kuat antara penerbitan karya buku ini dengan pilar edupreneurship dan nilai keislaman Aswaja an-Nahdliyah. “Kemampuan menyusun dan menerbitkan perangkat ajar inovatif membuka peluang kewirausahaan pendidikan (edupreneurship) yang luas bagi calon guru, baik dalam bentuk buku komersial maupun modul digital interaktif. Seluruh karya ini berlandaskan risalah Ahlussunnah wal Jamaah yang mendorong penyebaran ilmu yang memudahkan pemahaman siswa (taysir), solutif, serta membawa maslahat bagi peningkatan mutu pendidikan umat,” tambahnya.

Dalam sesi pemaparan dan bedah substansi, dibahas secara mendalam bagaimana Pendekatan Matematika Realistik (PMR) diterapkan langkah demi langkah dalam merancang alur berpikir siswa. Peserta yang terdiri dari mahasiswa calon pendidik diajak menelaah cara menyusun stimulus kontekstual, memfasilitasi proses penemuan terbimbing (guided reinvention), serta menyiasati kendala alokasi waktu saat menerapkan pembelajaran berbasis aktivitas di ruang kelas sekolah menengah.

Dekan FKIP Unisla, Moh. Nurman, M.Pd., memberikan apresiasi penuh atas terselenggaranya bedah buku ini sebagai wujud produktivitas akademik dosen dan mahasiswa. Menurutnya, inovasi media dan bahan ajar yang kontekstual merupakan kunci transformasi pembelajaran matematika agar tidak lagi ditakuti oleh generasi muda.

Ketua Panitia Pelaksana, M. Ulul Albab, M.Si., didampingi Sekretaris Panitia, Elly Anjarsari, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi sepanjang sesi tanya jawab kritis. Sebagai tindak lanjut, prodi merencanakan pelatihan klinis (hands-on workshop) penyusunan LKS realistik untuk topik-topik matematika lainnya, serta mendorong diseminasi hasil pengembangan LKS ini ke forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di tingkat daerah.

Leave your thought here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *