Asah Jiwa Wirausaha dan Pemahaman Bioteknologi, prodi pendidikan IPA UNISLA Sukses Gelar Studi Ekskursi ke Wisata Edukasi Susu Batu
Asah Jiwa Wirausaha dan Pemahaman Bioteknologi, prodi pendidikan IPA UNISLA Sukses Gelar Studi Ekskursi ke Wisata Edukasi Susu Batu
LAMONGAN — Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul. Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, prodi pendidikan IPA menyelenggarakan kegiatan studi ekskursi berbasis pembelajaran kontekstual. Kegiatan akademik yang mengusung tema “Pembelajaran Kewirausahaan dan Bioteknologi” ini dilaksanakan di Wisata Edukasi Susu Batu Malang, Jawa Timur. Agenda kunjungan lapangan ini berlangsung dengan sukses dan lancar pada hari Rabu, tanggal 12 Juni 2024 lalu. Tercatat sebanyak 57 mahasiswa aktif turut serta memeriahkan kegiatan ini, yang menunjukkan tingkat partisipasi sangat tinggi mencapai 96,61 persen.

Ketua Pelaksana kegiatan, Siska Ayu Wulandari, S.Si., M.Si., mengungkapkan bahwa pembelajaran di era modern tidak cukup hanya mengandalkan teori di dalam ruang kelas. Oleh karena itu, kegiatan studi ekskursi ini dirancang secara khusus untuk memberikan pengalaman belajar langsung atau experiential learning kepada para mahasiswa. Melalui kunjungan ini, para calon pendidik diharapkan mampu menghubungkan konsep-konsep sains, khususnya bioteknologi, dengan penerapannya di dunia industri. Selain memperkuat pemahaman akademik, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kemandirian, dan kreativitas mahasiswa dalam mengelola sumber daya lokal. Wisata Edukasi Susu Batu Malang dipilih sebagai lokasi karena dinilai sangat representatif dalam memadukan sektor peternakan, pengolahan hasil pangan, dan pariwisata edukatif.

Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa UNISLA disambut hangat oleh pihak pengelola dan langsung mendapatkan orientasi mengenai profil usaha wisata edukasi tersebut. Mahasiswa kemudian diberikan pemaparan materi mendalam mengenai proses peternakan sapi perah, mulai dari manajemen pakan, kebersihan kandang, hingga teknik pemerahan yang higienis. Fokus pembelajaran selanjutnya diarahkan pada penerapan bioteknologi dalam pengolahan bahan baku susu segar menjadi berbagai produk turunan yang bernilai jual lebih tinggi. Tim edukasi dari pihak mitra secara komunikatif menjelaskan tahapan pengolahan pangan, proses fermentasi, pengendalian mutu, hingga teknik pengemasan produk yang menarik. Setelah sesi materi selesai, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk melakukan observasi lapangan secara langsung di area produksi dan peternakan.
Selain menimba ilmu di bidang bioteknologi pangan, para peserta juga dibekali dengan strategi kewirausahaan yang esensial untuk menghadapi tantangan dunia kerja. Pihak pengelola membagikan pengalaman inspiratif mengenai cara mengembangkan sebuah peternakan biasa menjadi destinasi wisata edukasi yang menguntungkan secara finansial. Mahasiswa diajak berdiskusi secara interaktif mengenai proses identifikasi peluang bisnis, penciptaan nilai tambah pada produk susu, serta taktik pemasaran yang efektif. Para peserta terlihat sangat antusias dan kritis saat sesi tanya jawab berlangsung, menggali informasi seputar kendala operasional dan inovasi layanan pengunjung. Di akhir sesi pengamatan, setiap kelompok mahasiswa diwajibkan menyusun ringkasan temuan dan mempresentasikannya sebagai bentuk refleksi akademik bersama dosen pendamping.

Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini mendapat apresiasi penuh dari Dekan FKIP UNISLA, Moh Nurman, M.Pd., beserta jajaran pimpinan fakultas. Beliau berharap bahwa ilmu dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak berhenti sebatas pada kegiatan kunjungan lapangan ini saja. Pengetahuan yang didapat harus segera ditindaklanjuti dalam bentuk karya nyata, seperti penyusunan laporan ilmiah, perancangan media pembelajaran, atau pembuatan proposal bisnis. Ketua prodi pendidikan IPA, Silvi Rosiva Rosdiana, M.Pd., juga berpesan agar kolaborasi apik dengan dunia usaha dan industri ini dapat terus dipertahankan ke depannya. Pada akhirnya, sinergi yang berkelanjutan ini diyakini mampu mencetak lulusan prodi pendidikan IPA yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dan inovatif di masyarakat.
#ProdiPendidikanIPA #StudiEkskursi #BioteknologiSusu #WirausahaMuda #WisataEdukasiBatu