Berita FKIP Terkini

BEMF FKIP Unisla Gelar Peringatan Maulid Nabi dengan Tema “Memetik Keteladanan Rasulullah untuk Karakter Generasi Islami”

WhatsApp-Image-2024-10-01-at-11.57.571
Berita

BEMF FKIP Unisla Gelar Peringatan Maulid Nabi dengan Tema “Memetik Keteladanan Rasulullah untuk Karakter Generasi Islami”

Lamongan – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEMF FKIP) Universitas Islam Lamongan (Unisla) menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin, 30 September 2024. Acara yang mengusung tema “Memetik Keteladanan Rasulullah untuk Karakter Generasi Islami” ini berlangsung meriah dan khidmat di Aula Kampus Unisla.

Ketua BEMF FKIP Unisla, Frisca Adisty Abelinda, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dari peringatan Maulid Nabi ini adalah untuk menginspirasi mahasiswa agar meneladani karakter Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. “Kami ingin mengajak seluruh civitas akademika, khususnya mahasiswa FKIP Unisla, untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah sebagai fondasi dalam membangun karakter Islami yang kuat,” ujar Frisca.

Acara ini dihadiri oleh Dekan FKIP Unisla, Moh. Nurman, M.Pd., dosen, mahasiswa, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai fakultas di Unisla. Dalam sambutannya, Nurman mengapresiasi inisiatif BEMF FKIP yang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan konsep yang relevan bagi generasi muda. “Peringatan ini penting, karena nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW sangat relevan dalam membentuk karakter generasi muda yang cerdas, bermoral, dan berintegritas,” kata Nurman.

Acara dimulai dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, diikuti dengan pembacaan sholawat nabi oleh grup hadrah mahasiswa FKIP. Suasana semakin syahdu ketika semua peserta bersama-sama melantunkan sholawat, menandakan cinta mereka kepada Rasulullah.

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Moh. Nurman. Dalam ceramahnya, Ustadz Nurman mengingatkan hadirin akan pentingnya menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam segala aspek kehidupan, terutama bagi generasi muda. “Rasulullah adalah sosok yang sempurna dalam kepemimpinan, akhlak, dan kebijaksanaan. Jika kita ingin generasi Islami yang kuat, kita harus meniru sifat-sifat beliau, seperti kejujuran, sabar, dan kasih sayang,” tegas Ustadz Nurman.

Lebih lanjut, Ustadz Nurman menekankan bahwa dalam era modern ini, karakter Islami sangat dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan zaman. “Di tengah derasnya arus globalisasi dan teknologi, kita perlu mempertahankan nilai-nilai Islam yang diajarkan Rasulullah agar tidak tergerus oleh budaya yang bertentangan dengan ajaran agama,” tambahnya. Selain tausiyah, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan seni Islami dari para mahasiswa FKIP, yang menyuguhkan Hadrah yang menunjang tausiah religi yang menceritakan kisah perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Islam.

Ketua BEMF FKIP, Frisca Adisty Abelinda, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar peringatan ritual, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan persatuan di antara mahasiswa. “Kami berharap kegiatan ini mampu mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan kampus, sekaligus menguatkan komitmen kami sebagai mahasiswa untuk mengembangkan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujar Frisca.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan mahasiswa sebagai peserta aktif. Diskusi ini membahas bagaimana cara mengimplementasikan sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan kampus dan sosial. Banyak mahasiswa yang antusias bertanya dan berbagi pengalaman tentang bagaimana mereka berusaha meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhir acara, Dekan FKIP Unisla, Moh. Nurman, M.Pd., menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan acara ini dengan sukses. Ia berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah yang disampaikan dalam acara ini dapat terus menjadi pedoman bagi para mahasiswa. “Semoga peringatan Maulid Nabi ini dapat membawa manfaat bagi kita semua dan memperkuat karakter Islami di dalam diri setiap mahasiswa FKIP,” ucap Nurman.

Sebagai bentuk penutupan, acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Ridho. Doa tersebut memohon keberkahan, hidayah, dan keteguhan dalam meneladani akhlak mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini menjadi momen yang tidak hanya meriah secara seremonial, tetapi juga kaya akan makna spiritual. Dengan mengusung tema “Memetik Keteladanan Rasulullah untuk Karakter Generasi Islami”, acara ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai luhur Islam di kalangan mahasiswa FKIP Unisla.

Acara ini sekaligus mempertegas komitmen BEMF FKIP Unisla di bawah kepemimpinan Frisca Adisty Abelinda dalam menghadirkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi pengembangan karakter Islami generasi muda, khususnya di lingkungan kampus.

Leave your thought here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *