Berita FKIP Terkini

Coaching Clinic Penyusunan Proposal PKM 2024 Tingkatkan Kompetensi Riset dan Inovasi Mahasiswa Prodi Pendidikan IPA FKIP UNISLA

gambar
Berita Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Coaching Clinic Penyusunan Proposal PKM 2024 Tingkatkan Kompetensi Riset dan Inovasi Mahasiswa Prodi Pendidikan IPA FKIP UNISLA

Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa melalui kegiatan Coaching Clinic Penyusunan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2024. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 23 Januari 2024 di Ruang Kelas 2.2 Lantai 2 Gedung Pascasarjana Universitas Islam Lamongan sebagai bagian dari program pembinaan akademik bagi mahasiswa. Coaching Clinic ini dirancang untuk memberikan pendampingan komprehensif kepada mahasiswa dalam menyusun proposal PKM yang sesuai dengan pedoman nasional sekaligus mampu bersaing pada seleksi Program Kreativitas Mahasiswa Tahun 2024. Kehadiran kegiatan ini menjadi sangat penting karena PKM merupakan salah satu program strategis nasional yang mampu mendorong lahirnya mahasiswa yang kreatif, inovatif, produktif, serta memiliki kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan melalui pendekatan ilmiah. Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan IPA FKIP UNISLA memperkuat budaya akademik sekaligus mempersiapkan mahasiswa menjadi generasi yang siap berprestasi di tingkat nasional.


Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut mahasiswa tidak hanya menguasai konsep akademik, tetapi juga mampu menghasilkan gagasan yang inovatif, aplikatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program Kreativitas Mahasiswa menjadi salah satu wahana strategis untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan penelitian, jiwa kewirausahaan, serta kemampuan menghasilkan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan sekitar. Namun demikian, masih banyak mahasiswa yang menghadapi kendala dalam memahami karakteristik bidang PKM, teknik penyusunan proposal, hingga standar penilaian yang digunakan pada seleksi nasional. Kondisi tersebut menjadi alasan utama diselenggarakannya Coaching Clinic sebagai media pembelajaran sekaligus pendampingan yang lebih intensif bagi mahasiswa. Dengan pembinaan yang terarah, mahasiswa diharapkan mampu menyusun proposal yang lebih sistematis, inovatif, dan memiliki peluang lebih besar memperoleh pendanaan.

Selain memperkuat kompetensi teknis penyusunan proposal, kegiatan ini juga bertujuan membangun budaya akademik yang produktif di lingkungan Program Studi Pendidikan IPA FKIP UNISLA. Mahasiswa didorong untuk lebih aktif mengidentifikasi berbagai persoalan di masyarakat, mengembangkan solusi berbasis ilmu pengetahuan, serta menuangkan ide tersebut ke dalam proposal yang memenuhi standar nasional. Pendekatan Coaching Clinic dipilih karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh umpan balik secara langsung dari pemateri mengenai kelayakan ide, kebaruan gagasan, serta strategi penyempurnaan proposal. Model pendampingan seperti ini dinilai lebih efektif dalam meningkatkan kualitas proposal dibandingkan hanya melalui penyampaian materi secara konvensional. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum pelatihan, tetapi juga menjadi ruang lahirnya berbagai ide kreatif mahasiswa yang berpotensi menjadi karya inovatif.

Sebanyak 56 mahasiswa dari total 59 mahasiswa aktif mengikuti Coaching Clinic ini dengan tingkat partisipasi mencapai 94,92 persen, menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi terhadap program pembinaan akademik tersebut. Materi kegiatan disampaikan oleh Sri Setyaningsih, S.Si., M.Sc. yang juga bertindak sebagai Ketua Pelaksana. Selama kegiatan, peserta memperoleh pembekalan mengenai kebijakan PKM Tahun 2024, berbagai bidang PKM, strategi menemukan ide kreatif, teknik penyusunan proposal, sistematika proposal yang benar, penyusunan luaran, anggaran biaya, hingga strategi menghasilkan proposal yang kompetitif sesuai standar nasional. Bentuk kegiatan dirancang secara interaktif melalui paparan materi, diskusi, workshop pengembangan ide, klinik proposal, presentasi ide awal, serta sesi konsultasi secara langsung. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dinamis sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mulai menyusun rancangan proposal yang siap dikembangkan lebih lanjut.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga sesi penutupan. Mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai strategi memilih bidang PKM, menentukan topik penelitian, mengembangkan ide inovatif, hingga menyusun metode yang sesuai dengan karakteristik proposal PKM. Pada sesi klinik proposal, banyak mahasiswa memanfaatkan kesempatan untuk mendiskusikan ide awal yang telah mereka miliki sehingga memperoleh masukan langsung dari pemateri. Interaksi yang intensif tersebut menciptakan suasana akademik yang kolaboratif sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam mempersiapkan proposal yang lebih matang. Tingginya keterlibatan mahasiswa menjadi indikator bahwa kegiatan ini benar-benar menjawab kebutuhan peserta dalam menghadapi kompetisi PKM tingkat nasional.
Ketua Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Islam Lamongan, Silvi Rosiva Rosdiana, M.Pd., menyampaikan bahwa Coaching Clinic merupakan langkah strategis dalam membangun budaya riset dan inovasi mahasiswa sejak dini. Menurutnya, Program Kreativitas Mahasiswa bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana pembelajaran yang mampu membentuk karakter mahasiswa sebagai calon pendidik dan ilmuwan yang kreatif, kritis, serta mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai permasalahan masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas proposal mahasiswa sekaligus melahirkan lebih banyak tim PKM yang siap bersaing di tingkat nasional. Pendampingan yang berkelanjutan menjadi kunci agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang inovatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Silvi Rosiva Rosdiana, M.Pd.

Dampak nyata dari Coaching Clinic ini mulai terlihat dari meningkatnya pemahaman mahasiswa mengenai seluruh tahapan penyusunan proposal PKM, mulai dari identifikasi masalah, penyusunan latar belakang, perumusan tujuan, metode pelaksanaan, hingga strategi menghasilkan proposal yang kompetitif. Selain peningkatan kompetensi teknis, kegiatan ini juga berhasil membentuk kelompok-kelompok mahasiswa yang siap menyusun dan mengajukan proposal PKM pada periode Tahun 2024. Mahasiswa memperoleh motivasi yang lebih tinggi untuk mengikuti kompetisi ilmiah sekaligus memahami pentingnya kolaborasi dalam menghasilkan karya inovatif. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah proposal PKM yang lolos pendanaan, memperkuat budaya riset mahasiswa, serta mendukung peningkatan prestasi akademik Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Islam Lamongan di tingkat nasional.
Pelaksanaan Coaching Clinic ini juga menjadi bagian nyata dari implementasi visi Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Islam Lamongan, yaitu “Mengembangkan Program Studi Pendidikan IPA yang Unggul dalam mengintegrasikan pembelajaran dan keilmuan IPA berbasis Edutechnosciencepreneurship dengan berlandaskan Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah tingkat Internasional Tahun 2033.” Melalui pembinaan yang berorientasi pada kreativitas, inovasi, penelitian, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga jiwa inovatif, kolaboratif, dan berkarakter. Kegiatan seperti ini memperkuat komitmen Prodi Pendidikan IPA FKIP UNISLA dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat melalui karya ilmiah yang berkualitas.

Ke depan, Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Islam Lamongan akan terus mengembangkan berbagai program pembinaan akademik yang berkelanjutan, mulai dari pelatihan, workshop, coaching clinic, hingga pendampingan intensif bagi mahasiswa dalam mengikuti berbagai kompetisi ilmiah tingkat nasional maupun internasional. Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas budaya riset, meningkatkan prestasi mahasiswa, sekaligus memperkuat reputasi Program Studi Pendidikan IPA sebagai pusat pengembangan calon pendidik sains yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Bagi calon mahasiswa yang ingin berkembang menjadi pendidik sekaligus inovator di bidang sains, Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Islam Lamongan membuka ruang seluas-luasnya untuk belajar, berkarya, dan berprestasi bersama menuju masa depan yang lebih gemilang.

Leave your thought here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *