Semarak Dies Maulidiyah Prodi Pendidikan Matematika dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Satu Tujuan Menuju Pendidikan Matematika Maju – Ayo Bergabung di FKIP Unisla!
Semarak Dies Maulidiyah Prodi Pendidikan Matematika dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Satu Tujuan Menuju Pendidikan Matematika Maju – Ayo Bergabung di FKIP Unisla!
Lamongan – Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan (Unisla) menyelenggarakan kegiatan peringatan Dies Maulidiyah dan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Satu Tujuan Menuju Pendidikan Matematika Maju” pada 21 September 2024. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan sivitas akademika FKIP Unisla, serta menghadirkan pemateri inspiratif, Ustadz Ulil Albab, S.H.I., M.Pd., yang menyampaikan pesan-pesan moral dan motivasi dalam dunia pendidikan.
Dekan FKIP Unisla, Moh. Nurman, M.Pd., dalam sambutannya menyatakan bahwa peringatan ini tidak hanya menjadi momen refleksi spiritual, tetapi juga ajang bagi mahasiswa untuk memperkuat kebersamaan dan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di bidang matematika. “Dies Maulidiyah ini adalah wujud syukur atas perjalanan panjang Prodi Pendidikan Matematika, sekaligus momentum untuk menyatukan visi kita menuju pendidikan matematika yang lebih maju dan inovatif,” ujar Nurman.

Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, yang kemudian dilanjutkan dengan ceramah dari Ustadz Ulil Albab. Dalam ceramahnya, Ustadz Ulil menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi para calon pendidik. “Sebagai calon guru, kalian harus meneladani sifat-sifat Nabi yang penuh dengan kejujuran, kesabaran, dan kasih sayang. Ini menjadi modal penting dalam membentuk karakter siswa di masa depan,” ungkapnya.
Selain itu, Ustadz Ulil Albab juga menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berkutat pada penguasaan materi akademik, tetapi juga membangun karakter yang kuat. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk terus berupaya meningkatkan kompetensi akademik sekaligus memperkaya nilai-nilai spiritual dalam diri. “Pendidikan yang sukses adalah yang mampu menggabungkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional serta spiritual. Itulah yang akan membawa kalian menjadi pendidik yang unggul dan berpengaruh,” tambahnya.
Kegiatan dies maulidiyah ini juga diisi dengan sesi refleksi perjalanan Prodi Pendidikan Matematika sejak berdirinya hingga saat ini. Dalam sesi ini, Kaprodi Pendidikan Matematika, Rahma Febriyanti, M.Pd., mengajak mahasiswa untuk terus berinovasi dan berpikir kritis dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang matematika. “Kami berharap acara ini mampu menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus maju dan berprestasi di bidang matematika, serta mempersiapkan diri menjadi pendidik yang kompeten,” ujar Rahma.
Acara dilanjutkan dengan penampilan kreativitas dari mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika, yang menampilkan berbagai karya seni islami dan pidato tentang pentingnya pendidikan berbasis nilai-nilai agama. Ini menjadi salah satu wujud komitmen FKIP Unisla dalam mengembangkan pendidikan yang berakar pada kearifan lokal dan nilai-nilai spiritual.
Dekan FKIP, Moh. Nurman, M.Pd., dalam penutupan acara, memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk selalu memegang teguh nilai-nilai luhur dalam kehidupan akademik dan sosial. “Kami ingin seluruh mahasiswa FKIP Unisla menjadi insan yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. Bersama kita dapat mewujudkan pendidikan yang lebih baik dan maju,” tegas Nurman.
Kegiatan ini semakin mempererat kekeluargaan di antara sivitas akademika FKIP Unisla, khususnya Prodi Pendidikan Matematika. Dies Maulidiyah dan Maulid Nabi menjadi momentum untuk menyatukan tujuan dan harapan dalam memajukan pendidikan, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di kancah nasional dan internasional.
Dengan semangat kebersamaan dan visi yang kuat, FKIP Unisla mengajak generasi muda untuk bergabung dan menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju pendidikan yang lebih berkualitas. “Mari bergabung dengan FKIP Unisla dan bersama-sama kita wujudkan pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan berbasis nilai-nilai lokal serta spiritual!” ajak Nurman di akhir acara.