Berita FKIP Terkini

Dobrak Cara Belajar Pasif Menuju Standar Global 2033, Prodi Pendidikan Matematika Unisla Gelar Kuliah Umum “Strategi Pembelajaran: Meningkatkan Kegiatan Belajar Siswa Secara Transformatif”

gambar
Berita Program Studi Pendidikan Matematika

Dobrak Cara Belajar Pasif Menuju Standar Global 2033, Prodi Pendidikan Matematika Unisla Gelar Kuliah Umum “Strategi Pembelajaran: Meningkatkan Kegiatan Belajar Siswa Secara Transformatif”

fkip.unisla.ac.id, 23 November 2023, 14:15 WIB

Tim Redaksi

LAMONGAN, FKIP Universitas Islam Lamongan — Pola pembelajaran klasikal yang monoton dan menempatkan peserta didik sebagai pendengar pasif kian usang di tengah cepatnya perubahan zaman. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Lamongan (Unisla) bersama Himpunan Mahasiswa (Himadika) menggelar Kuliah Umum bertajuk “Strategi Pembelajaran: Meningkatkan Kegiatan Belajar Siswa Secara Transformative” di Aula Gedung A Kampus Unisla, Kamis (23/11/2023).

Forum akademik ini diorientasikan untuk membongkar paradigma lama pembelajaran matematika menuju pendekatan pembelajaran transformasional (transformative learning). Langkah ini sekaligus menjadi fondasi strategis dalam merealisasikan visi besar program studi, yaitu menjadi program studi pendidikan matematika yang unggul dalam Pengembangan Iptek dan Edupreneurship yang menekankan pada media pembelajaran bercirikan matematika realistik dengan mengamalkan risalah Islamiyah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah di Tingkat Internasional tahun 2033.

Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unisla, Elly Anjarsari, M.Pd., menyampaikan bahwa guru matematika masa kini harus bertransformasi menjadi katalisator yang mampu mengubah cara berpikir (mindset) peserta didik.

“Visi internasional kita di tahun 2033 menuntut lulusan calon pendidik memiliki keunggulan pedagogik yang adaptif dan inovatif. Pembelajaran matematika tidak boleh lagi sekadar transfer rumus kering yang membuat siswa jenuh. Melalui strategi transformatif, kita menyinergikan pemanfaatan iptek dan media pembelajaran bercirikan matematika realistik agar siswa terlibat aktif mengonstruksi pemahamannya sendiri melalui pemecahan masalah kontekstual,” tutur Elly Anjarsari, M.Pd. di sela-sela kegiatan.

Lebih jauh, Elly menegaskan bahwa strategi pembelajaran transformatif ini selaras dengan pilar edupreneurship dan nilai keislaman Aswaja an-Nahdliyah. “Guru yang transformatif memiliki kepekaan merancang pengalaman belajar baru, yang membuka peluang lahirnya karya inovasi modul ajar dan media interaktif bernilai edupreneurship. Nilai-nilai ini dijiwai oleh risalah Ahlussunnah wal Jamaah yang menekankan keteladanan (uswah hasanah), kebijaksanaan (hikmah), serta memanusiakan peserta didik secara adil dan bertahap (tadarruj) demi kemaslahatan pendidikan bangsa,” tambahnya.

Dalam agenda tersebut, pemateri membedah secara komprehensif implementasi student-centered learning, metode pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), hingga peran refleksi kritis dalam memicu partisipasi aktif siswa di kelas. Peserta yang terdiri atas mahasiswa calon guru diajak mendiskusikan strategi praktis mengubah materi matematika yang abstrak menjadi aktivitas belajar yang interaktif, menantang, dan bermakna.

Dekan FKIP Unisla, Moh. Nurman, M.Pd., dalam lembar pengesahannya menyatakan apresiasi atas penyelenggaraan agenda ini sebagai ikhtiar penguatan kualitas calon guru yang berwawasan luas dan berkarakter unggul. Menurutnya, kesiapan mengelola kelas transformatif merupakan kunci dalam menjawab kebutuhan pendidikan abad ke-21.

Ketua Panitia Pelaksana, Rivatul Ridho Elvierayani, S.Si., M.Pd., didampingi Sekretaris Panitia, Ravinda Aseti Prafianti, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini direspons sangat positif oleh para peserta yang aktif berdiskusi seputar dinamika pengelolaan kelas. Sebagai tindak lanjut, prodi merencanakan forum diskusi lanjutan serta pelatihan aplikatif agar prinsip-prinsip pembelajaran transformatif dapat langsung dipraktikkan mahasiswa saat terjun ke sekolah mitra.

Leave your thought here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *