Gelar Kuliah Umum Internasional, Prodi Pendidikan IPA UNISLA dan Sprix Jepang Bahas Kompetensi Pembelajaran Seumur Hidup
Gelar Kuliah Umum Internasional, Prodi Pendidikan IPA UNISLA dan Sprix Jepang Bahas Kompetensi Pembelajaran Seumur Hidup
LAMONGAN — Universitas Islam Lamongan (UNISLA) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berstandar global bagi seluruh civitas akademika. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), khususnya prodi pendidikan IPA, yang baru-baru ini sukses menggelar Kuliah Umum Internasional. Acara prestisius yang mengusung tema “Assessing Lifelong Learning Competencies” ini terselenggara berkat kerja sama strategis antara UNISLA dengan lembaga pendidikan ternama, Sprix Inc Jepang. Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting pada hari Rabu, 27 Mei 2025, ini berhasil menyedot antusiasme ratusan peserta. Melalui forum lintas negara ini, UNISLA membuktikan kesiapannya dalam menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi.

Kuliah umum internasional ini secara resmi dibuka oleh Dekan FKIP UNISLA, Moh. Nurman, M.Pd., yang didampingi oleh Ketua Prodi Pendidikan IPA, Silvi Rosiva Rosdiana, M.Pd. Keterlibatan prodi pendidikan IPA sebagai salah satu motor penggerak utama acara ini menunjukkan visi jauh ke depan dalam membekali mahasiswanya dengan wawasan pedagogik berskala internasional. Dalam sambutannya, pimpinan fakultas menegaskan bahwa wawasan mengenai metode pengajaran mutakhir sangat dibutuhkan oleh para calon guru IPA agar kelak mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Selain itu, kegiatan kolaboratif ini juga menjadi ajang yang sangat strategis bagi para dosen untuk meningkatkan kompetensi riset dan metode pengajaran mereka. Sinergi antara UNISLA dan institusi Jepang ini diharapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi baru di bidang pendidikan sains.
Untuk memastikan transfer ilmu yang maksimal, panitia secara khusus menghadirkan pakar pendidikan dari Sprix Jepang, yakni Win Phyu Thwe, Ph.D. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas pentingnya menanamkan dan mengukur kompetensi pembelajaran seumur hidup (lifelong learning) pada sistem pendidikan modern. Menurut beliau, di tengah disrupsi teknologi yang bergerak sangat cepat, kemampuan peserta didik untuk terus belajar dan beradaptasi jauh lebih penting daripada sekadar nilai akademis di atas kertas. Beliau juga membagikan berbagai pendekatan asesmen inovatif yang selama ini telah diterapkan di dunia internasional, seperti penggunaan portofolio dan asesmen berbasis proyek. Pemaparan dari pakar internasional ini tentu memberikan perspektif yang sangat segar dan inspiratif bagi mahasiswa prodi pendidikan IPA UNISLA.
Sesi diskusi dan tanya jawab yang digelar pasca pemaparan materi berlangsung dengan sangat dinamis dan kritis. Para peserta, yang terdiri dari mahasiswa dan dosen, secara proaktif menggali lebih dalam mengenai tantangan penerapan metode asesmen tersebut di tengah kurikulum pendidikan nasional Indonesia. Mahasiswa prodi pendidikan IPA turut menyumbangkan pandangannya terkait efektivitas asesmen berbasis proyek dalam merangsang kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah sains. Diskusi interaktif ini menyadarkan seluruh pihak bahwa peralihan menuju metode penilaian yang holistik memang membutuhkan waktu dan upaya yang tidak sedikit. Kendati demikian, seluruh peserta sepakat bahwa perubahan metode asesmen ini adalah sebuah keniscayaan yang harus segera diadaptasi demi kemajuan mutu pendidikan bangsa.
Kesuksesan penyelenggaraan kuliah umum internasional ini tidak lantas membuat pihak pengelola berpuas diri begitu saja. Pimpinan fakultas beserta ketua pelaksana telah merumuskan serangkaian rencana tindak lanjut (RTL) yang sangat komprehensif untuk memastikan keberlanjutan program ini. Ke depannya, prodi pendidikan IPA akan berupaya mengintegrasikan modul asesmen kompetensi pembelajaran seumur hidup ini secara langsung ke dalam kurikulum perkuliahan. Selain itu, pihak kampus juga akan mengintensifkan komunikasi dengan Sprix Jepang guna membuka peluang riset kolaboratif serta program pertukaran dosen maupun mahasiswa. Pada akhirnya, jalinan kerja sama lintas negara ini diyakini akan semakin mengukuhkan reputasi UNISLA sebagai kampus yang unggul, inovatif, dan berdaya saing di tingkat global.
#ProdiPendidikanIPA #UNISLA #KuliahUmumInternasional #SprixJepang #LifelongLearning